<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Nov 20, 2009
mine


Posted at 10:14 pm by febrinads
Make a comment  

komunikasi pemasaran

KOMUNIKASI PEMASARAN

RUANG LINGKUP

KOMUNIKASI

PEMASARAN

PERTEMUAN 1

Kini Candi Borobudur tak lagi hanya indah dipandang siang hari saja, dimalam haripun salah satu dari tujuh keajaiban dunia itu akan tetap tampil megah dan fantastis. Ini semua berkat teknik pencahayaan khusus berkekuatan 40. 000 watt, dimana proses desainnya saja memakan waktu dua tahun agar kemegahan candi tetap dapat dipertahankan serta mampu memperlihatkan kekayaan reliefnya secara jelas dan pengerjaannya memakan waktu empat bulan, karena tingkat kerumitannya begitu tinggi.

Program ini merupakan bentuk kepedulian General Electric melalui anak perusahaannya PT. GE Lighting (GELI) dengan program “Building Pride Trough Ligthing” dalam membangkitkan kebangaan nasional melalui donasi system pencahayaan dalam menerangi situs-situs budaya kebanggan Indonesia. Sebelumnya Candi Prambanan juga telah mendapatkan perlakuan yang sama Proyek ini tidak mengucurkan pendapatan sepeserpun ke pundi-pundi GELI, bahkan yang pasti mereka harus mengeluarkan biaya miliaran rupiah. Program pencahayaan ini merupakan kegiatan social yang dilandasi keinginan luhur untuk memberikan sesuatupada peninggalan sejarah dan menunjang industri pariwisata. Proyek ini tentu saja mendapat liputan luas dibanyak media. Mengapa GELI melakukan itu ? Apakah mereka melakukannya karena Candi Borobudur atau pengelolanya PT Taman Wisata adalah salah satu konsumennya? Dengan program donasi sistim pencahayaannya itu, GELI menunjukkan bahwa konsumennya adalah tidak terbatas mereka yang membeli lampu dan sistemnya dari GELI, melainkan seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia. Mengenali Konsumen Menurut perusahaan pemasar terkenal di Amerika LL. Bean : “A customer is the most important person ever in this office, Acustomer is not dependent on us, we are de-pendent on him, Acustomer is not an interuption of our work, he is the purpose of it. We are not doing a favor by serving him, he is doing us a favor by giving us opportunity to do so." Saat ini para pemasar sangat menaruh perhatian

terhadap cara yang efektif dalam mengkomunikasikan benefit

kepada konsumen, meneliti sikap konsumen sekaligus cara

mengubah sikap dan mempengaruhi persepsi konsumen. Saat

ini para pemasar tidak bisa lagi mengabaikan fenomena-

fenomena psikologis dan sosial yang ikut mengkondisikan

perilaku konsumen,

Falsafah dasar sukses pemasaran sebenarnya tetap

sederhana saja, yaitu pentingnya memuaskan konsumen

karena konsumen merupakan value-maximizer.

Para

pemasar

menyadari

bahwa

profitabilitas

perusahaan tergantung langsung pada kemampuan mereka

mengidentifikasikan dan kemudian memuaskan kebutuhan

konsumen serta kemampuan perusahaan dalam menjaring

informasi guna mengenali dan menjabarkan kebutuhan dan

perilaku konsumen, Kegagalan mengenali persepsi kebutuhan

konsumen konsumen bisa mengakibatkan kesalahan yang


Posted at 10:10 pm by febrinads
Make a comment